Translate

Senin, 21 Maret 2011

Tuhan Ada di Mana-mana

Saya percaya bahwa Tuhan itu ada di mana-mana. Tapi bukan berarti Tuhan itu banyak lho, sampe-sampe bisa tersebar di mana-mana. Yang saya maksudkan di sini, Tuhan itu melingkupi alam semesta ini alias punya kuasa yang sangat besar sehingga Dia tahu apapun yang kita perbuat kapan pun dan di mana pun. So, seolah-olah Dia ada di mana-mana.

*Ups, sebelum lanjut, saya ada permakluman dulu nih. Sebenarnya kata ganti "Dia" atau "-Nya" yang digunakan untuk menyatakan Tuhan menurut saya kurang tepat. Sebab kata ganti "Dia" dan "-Nya" (dalam bahasa Indonesia) merupakan kata ganti orang ketiga. Sementara menurut pemahaman saya, Tuhan itu bukan orang dan tak dapat diwakilkan dengan kata ganti apapun. Jadi sebenarnya saya serba salah di sini, mau pake kata ganti apa. Tapi untuk mempermudah (ingat! hanya untuk mempermudah lho) tanpa bermaksud menganggap Tuhan layaknya orang, maka dengan terpaksa, kata ganti "Dia" dan "-Nya" saya gunakan dalam tulisan ini (dan tulisan-tulisan selanjutnya) untuk merujuk kepada Tuhan. So, harap maklum ya kawan-kawan, hehe.

Lanjut ke pembicaraan tentang Tuhan tadi. Di atas sudah saya tuliskan pemahaman saya tentang keyakinan akan Tuhan yang berada di mana-mana. Saya pun percaya bahwa sebagian besar orang meyakini hal yang sama. Bahwa Tuhan tak hanya ada di sini atau di sana, tetapi di mana saja. Utara, Selatan, Timur, Barat, dan seluruh penjuru. Tuhan ada di langit, Tuhan ada di hutan, Tuhan ada di dasar laut, Tuhan ada di puncak gunung, Tuhan ada di tempat-tempat ibadah, Tuhan ada di kantor, Tuhan ada di pasar, bahkan Tuhan pun ada di ruangan ini, di ruang tempat Anda membaca postingan ini. Tuhan sedang mengamati Anda, mengamati kita semua. Apa pun yang kita lakukan, Dia pasti tahu karena Dia selalu ada.


Dengan pemahaman itu, paling tidak saya sadar bahwa perbuatan buruk (yang paling buruk) yang pernah saya lakukan (bahkan ketika saya sedang sendiri) takkan pernah lepas dari pengatahuan Tuhan. Dan tentunya sebagai manusia yang dilengkapi akal pikiran, saya harus belajar untuk mengurangi itu. Malah kalau bisa, dihilangkan (kalau bisa lho, hehe). Coz malu donk kalo ampe Tuhan ngeliat kita berbuat dosa.

*Mudah-mudahan setiap ada godaan untuk berbuat dosa, saya selalu ingat postingan ini, biar lekas tersadar sebelum terlanjur. Dan tentunya biar ngga dibilang omong doank :D

Selain bisa menyadarkan saya, keyakinan itu juga membuat saya tambah optimis lho. Bayangkan aja, kan Tuhan itu ada di mana-mana, berarti Tuhan akan selalu ada di mana pun kita berada. Tuhan bisa dengan mudahnya mengawasi kita dan melindungi kita, asalkan yakin dan berdoa. Ketika di rumah, saya selalu berdoa supaya diberi rasa nyaman. Ketika di luar rumah, saya selalu berdoa supaya diberi perlindungan. Di mana pun, saya bisa berdoa dengan yakin dan optimis. Tak hanya di tempat ibadah. Di mana saja adalah tempat yang tepat untuk berdoa dan mengingat Tuhan.

Ternyata dengan keyakinan sederhana yang saya pegang (Tuhan ada di mana-mana) sudah dapat menimbulkan kesadaran dan rasa optimis yang luar biasa. Saya yakin para pembaca pun bisa memahaminya dan mengembangkan hingga mendapatkan manfaat yang lebih lagi. Dan mulai sekarang, di mana pun kita berada (di rumah, di sekolah, di rumah sakit, di restoran, di sawah, di pantai, di bukit, dan di mana pun) ingatlah bahwa Tuhan ada bersama kita :D

Keep pray, keep optimist, and be better Guys....
Good Luck ;-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar