A. Anjing
Anjing adalah binatang yang cerdas dan punya rasa kesetiaan yang dalam pada pemiliknya. Anjing selalu mengutamakan kepentingan tuannya daripada kepentingannya sendiri. Ia akan bersikukuh pada orang yang dikasihinya. Meski termasuk binatang galak, anjing jarang menunjukkan amarahnya. Tidak semua anjing suka berkelahi. Mereka lebih tepat disebut sebagai tipe yang berpikiran awas. Umumnya, anjing menyukai hidup sederhana. Ia melihat sesuatu di balik motif orang yang dikenalnya. Dalam usia muda, anak anjing sudah mampu "mencium" mana orang yang baik dan mana orang yang jahat.
B. Kuda
Kuda dapat ditunggangi oleh manusia dengan menggunakan sadel dan dapat pula digunakan untuk menarik sesuatu, seperti kendaraan beroda, atau bajak. Kuda adalah binatang yang banyak membantu manusia sepanjang sejarah. Kaki kuda diciptakan tidak hanya untuk dapat membawa beban berat tetapi juga untuk berlari cepat. Tidak seperti binatang-binatang lainnya, kuda tidak memiliki tulang selangka, suatu ciri yang memungkinkan mereka melangkah lebih lebar.
C. Gajah
Gajah mempunyai ingatan yang sangat baik dan jarang melupakan perintah–perintah yang telah diajarkan. Seekor gajah mampu mengingat 25 perintah atau aba–aba. Selain itu, gajah bersifat mandiri, mampu membuat alat untuk digunakan sendiri, sebagai contoh, gajah akan mematahkan tonggak kayu untuk menggaruk punggungnya.
D. Semut
Semut tahu apa artinya bekerja sama secara sinergis dalam sebuah team yang solid untuk mencapai sebuah tujuan. Mereka menyadari kekecilan dan keterbatasan tubuh mereka, sehingga salah satu cara untuk bertahan hidup adalah membangun sebuah koloni dengan struktur kepemimpinan yang jelas. Ada yang menjadi ratu atau pemimpin dan ada juga yang menjadi prajurit dan pekerja. Semuanya bekerja sama dan bertanggung jawab sesuai tugas dan porsinya masing-masing. Jiwa sosial semut juga sangat tinggi dan mereka juga solider dengan sesamanya.
E. Ular
Walaupun tergolong hewan yang mematikan, namun sifat ular secara umum tidak akan menyerang jika tidak merasa terpojok atau terdesak. Ular jarang sekali menyerang musuhnya tanpa mengambil ancang-ancang (peringatan terlebih dulu). Biasanya ular akan menegakkan lehernya dan mengembangkan tulang rusuknya hingga tingginya sepertiga badannya. Ular adalah hewan yang cekatan, ia mampu bergerak dengan cepat dan tanpa mengeluarkan suara. Kadang terlihat lemah dan tenang namun ia selalu siap untuk menyerang.
F. Ulat
Kadang orang merasa jijik dengan ulat, padahal justru ulat yang bermetamorfosis dari yang sebelumnya dianggap menjijikkan menjadi kupu-kupu indah yang malah banyak disukai orang. Kemudian kupu-kupu yang indah itu menjadi hewan penyerbuk tanaman, yang membantu bunga-bunga berkembang menjadi buah. Sehingga bagi petani, dan orang pada umumnya, kupu-kupu ini sangat bermanfaat untuk membantu jalannya penyerbukan tanaman.
Itulah beberapa dari begitu banyaknya hewan yang punya sifat khas. Tak hanya khas, tapi juga memiliki nilai plus bila dihayati dengan baik. Ngomong-ngomong tentang penghayatan, seperti yang sudah saya "janjikan" di awal postingan, penghayatan yang saya maksudkan adalah supaya kita berkaca pada sifat-sifat hewan di atas. Jangan kira karena mereka hewan maka kita tak bisa mengambil pelajaran dari mereka. Ambillah hikmah walau dari seekor hewan sekalipun. Sebab sekalipun hewan nyatanya ada sisi-sisi positif yang dapat kita ambil manfaatnya, seperti sifat-sifat di atas (yang point-pointnya telah saya garis bawahi).
Anjing adalah binatang yang cerdas dan punya rasa kesetiaan yang dalam pada pemiliknya. Anjing selalu mengutamakan kepentingan tuannya daripada kepentingannya sendiri. Ia akan bersikukuh pada orang yang dikasihinya. Meski termasuk binatang galak, anjing jarang menunjukkan amarahnya. Tidak semua anjing suka berkelahi. Mereka lebih tepat disebut sebagai tipe yang berpikiran awas. Umumnya, anjing menyukai hidup sederhana. Ia melihat sesuatu di balik motif orang yang dikenalnya. Dalam usia muda, anak anjing sudah mampu "mencium" mana orang yang baik dan mana orang yang jahat.
B. Kuda
Kuda dapat ditunggangi oleh manusia dengan menggunakan sadel dan dapat pula digunakan untuk menarik sesuatu, seperti kendaraan beroda, atau bajak. Kuda adalah binatang yang banyak membantu manusia sepanjang sejarah. Kaki kuda diciptakan tidak hanya untuk dapat membawa beban berat tetapi juga untuk berlari cepat. Tidak seperti binatang-binatang lainnya, kuda tidak memiliki tulang selangka, suatu ciri yang memungkinkan mereka melangkah lebih lebar.
C. Gajah
Gajah mempunyai ingatan yang sangat baik dan jarang melupakan perintah–perintah yang telah diajarkan. Seekor gajah mampu mengingat 25 perintah atau aba–aba. Selain itu, gajah bersifat mandiri, mampu membuat alat untuk digunakan sendiri, sebagai contoh, gajah akan mematahkan tonggak kayu untuk menggaruk punggungnya.
D. Semut
Semut tahu apa artinya bekerja sama secara sinergis dalam sebuah team yang solid untuk mencapai sebuah tujuan. Mereka menyadari kekecilan dan keterbatasan tubuh mereka, sehingga salah satu cara untuk bertahan hidup adalah membangun sebuah koloni dengan struktur kepemimpinan yang jelas. Ada yang menjadi ratu atau pemimpin dan ada juga yang menjadi prajurit dan pekerja. Semuanya bekerja sama dan bertanggung jawab sesuai tugas dan porsinya masing-masing. Jiwa sosial semut juga sangat tinggi dan mereka juga solider dengan sesamanya.
E. Ular
Walaupun tergolong hewan yang mematikan, namun sifat ular secara umum tidak akan menyerang jika tidak merasa terpojok atau terdesak. Ular jarang sekali menyerang musuhnya tanpa mengambil ancang-ancang (peringatan terlebih dulu). Biasanya ular akan menegakkan lehernya dan mengembangkan tulang rusuknya hingga tingginya sepertiga badannya. Ular adalah hewan yang cekatan, ia mampu bergerak dengan cepat dan tanpa mengeluarkan suara. Kadang terlihat lemah dan tenang namun ia selalu siap untuk menyerang.
F. Ulat
Kadang orang merasa jijik dengan ulat, padahal justru ulat yang bermetamorfosis dari yang sebelumnya dianggap menjijikkan menjadi kupu-kupu indah yang malah banyak disukai orang. Kemudian kupu-kupu yang indah itu menjadi hewan penyerbuk tanaman, yang membantu bunga-bunga berkembang menjadi buah. Sehingga bagi petani, dan orang pada umumnya, kupu-kupu ini sangat bermanfaat untuk membantu jalannya penyerbukan tanaman.
Itulah beberapa dari begitu banyaknya hewan yang punya sifat khas. Tak hanya khas, tapi juga memiliki nilai plus bila dihayati dengan baik. Ngomong-ngomong tentang penghayatan, seperti yang sudah saya "janjikan" di awal postingan, penghayatan yang saya maksudkan adalah supaya kita berkaca pada sifat-sifat hewan di atas. Jangan kira karena mereka hewan maka kita tak bisa mengambil pelajaran dari mereka. Ambillah hikmah walau dari seekor hewan sekalipun. Sebab sekalipun hewan nyatanya ada sisi-sisi positif yang dapat kita ambil manfaatnya, seperti sifat-sifat di atas (yang point-pointnya telah saya garis bawahi).
Hmm, akhir kata, selamat berkaca :D
*sambil memandangi diri di depan cermin...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar