Hidup layaknya sebuah perjalanan. Inilah mozaik kisahku yang kutulis di setiap perhentian selama mengarungi jalan ini.
Translate
Jumat, 14 September 2012
Corong Hati Nurani Umat Manusia
Kau manusia
Tapi tak layaknya manusia
Kau tak membenci musuhmu
Seperti manusia membenci musuhnya
Kau mencintai dia
Yang mengakhiri hidupmu
Kau memaafkan
Kau hidup di bumi
Persembahan untuk langit dan bumi
Tuk bumi dengan segala penjurunya
Langit dengan segala dimensinya
Kau bentangkan tubuhmu
Perisai memeluk bumi
Kau abdikan jiwamu
Sebagai tabir penyeka langit
Terlahir dari manusia
Mati demi kemanusiaan
Kau jadikan dirimu
Manusia segala golongan
Manusia segala lapisan
Manusia segala manusia
Kaulah corong hati nurani
Umat manusia
(Tulisan ini saya buat atas kekaguman saya kepada Mahatma Gandhi "Corong Hati Nurani Umat Manusia")
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar