Sedu sedan, gelak tawa, cukup kurasa.
Pun indahnya rasa bangga, tajamnya bilah perjuangan.
Segala warna hari terangkum dan memudar di mataku.
Kupejamkan mata yang meredup.
Kubertanya dalam hati, adakah lagi hari esok.
Adakah lagi cerita di mentari esok pagi.
Adakah kisah hari ini terulang esok kembali.
Dalam angan, kuucap syukur di peraduanku.
Garis-garis yang telah kulewati dengan berbagai rasa.
Atas kesanggupan, atas waktu dan kekuatan.
Di pengujung malam kutitipkan larik syukur ini kepada Tuhan.
(One night in Gunungsari)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar