Seniman melegenda terakhir yang juga memiliki kontroversi besar, yaitu seorang penyanyi yang kerap menciptakan trend. Selain bernyanyi, ia juga menghibur lewat koreografi yang revolusioner pada masanya. Topi fedora, sarung tangan kerlap kerlip di tangan kanannya, rambut keriting seleher adalah yang biasa menemani penampilannya. Khas lainnya yaitu nyanyiannya yang sering diselingi lengkingannya yang khas, koreografi ala zombie, serta lagu-lagu kemanusiaan dan mencerminkan kecintaannya pada anak-anak. Yang terakhir ini pasti langsung mengingatkan dengan jelas akan sosoknya, yakni tarian khasnya yang disebut moonwalk, tarian yang seolah berjalan maju namun sebenarnya mundur. Ya, dialah King Of Pop, Michael Jackson.
E. Michael Jackson
Kontroversi terbesar seorang Michael Jackson yakni perihal perubahan warna kulitnya yang terjadi secara sporadis. Laki-laki berdarah negro yang jelas-jelas terlahir berkulit hitam ini, justru berubah warna kulitnya pada masa-masa puncak popularitasnya. Pandangan miring berpendapat bahwa Jacko (panggilan akrab Michael Jackson) tidak cukup percaya diri dengan ras kulit hitamnya. Betapa tidak, warna kulit Jacko berubah kala isu rasis dan diskriminasi terhadap warna kulit masih kental, khususnya di Amerika. Ironisnya, warna kulit Jacko secara jelas diketahui berubah oleh publik bertepatan dengan diluncurkannya lagu Black Or White yang justru menyuarakan persamaan ras dan warna kulit. Ironis karena lagu tersebut jelas-jelas mengatakan “Doesn’t matter if you're black or white”, lagu yang anti rasis dan dikotomi warna kulit, namun Jacko justru malah merubah warna kulitnya dari yang semula hitam menjadi putih.
Akan tetapi klarifikasi dari Michael Jackson sendiri, yang kemudian disambut oleh para pendukungnya, bahwa kulitnya bukan dirubah, namun memang berubah secara alami dikarenakan adanya penyakit kulit yang diidap. Penyakit vitiligo yang diidap Jacko sedikit banyak memberi perubahan pada warna kulitnya, begitu ujar Jacko. Tak hanya sampai di situ, pembelaannya terhadap tuduhan yang gencar dihadapkan padanya perihal isu yang menyatakan bahwa ia menjalani bedah plastik hingga berkali-kali pun sempat dibantahnya dengan keras. “Saya hanya dua kali melakukan bedah plastik. Keduanya di bagian hidung,” katanya tegas. “Sedangkan bagian wajah saya lainnya memang seperti ini adanya. Jika memang berubah, setiap orang kan, mengalami pertumbuhan. Bagian wajah saya juga dari proses pertumbuhan saya,” lanjutnya berapi-api. “Jika ada orang yang berkata lain, itu terserah mereka. Saya sudah lelah meladeni tuduhan tentang bedah plastik yang saya jalani,” ujarnya lagi mantap.
Rumor lain yang juga mengundang kontroversi kurang mengenakkan buat Michael Jackson yaitu isu kelainan seksual yang dituduhkan kepadanya. Jacko dituduh sebagai pengidap pedofilia, salah satu jenis kelainan seksual di mana pengidapnya menyukai hubungan intim dengan anak-anak. Dalam wawancara dengan Martin Bashir, seorang jurnalis Inggris, Michael Jackson sempat menandaskan bahwa dia kadang-kadang memang tidur dengan seorang anak. Tapi itu dilakukan dalam rangka berbagi kasih dengan anak-anak. Memang seperti yang diketahui pula oleh khalayak, Jacko memiliki kepedulian lebih dengan dunia anak-anak. Hal itu tercermin lewat lagu-lagunya dan Neverland Ranch yang dibangunnya khusus untuk anak-anak, bak dunia dongeng. “Apakah yang salah dengan membagi kasih?” lanjutnya singkat kepada Martin Bashir.
Tak hanya semasa hidupnya, kontroversi bahkan berlanjut hingga akhir kehidupannya. Kematian Michael Jackson menimbulkan banyak spekulasi. Mulai dari dugaan overdosis mengkonsumsi obat-obatan, hingga disinyalir mengalami gagal jantung. Kontroversi lain adalah seputar cara pemakamannya. Isu yang menyebutkan bahwa Jacko sempat beralih keyakinan menjadi Muslim karena kedekatannya dengan berbagai tokoh spiritual semasa di Abu Dhabi juga menambah gosip yang berkembang. Akankah Jacko dikuburkan secara Islam, dikremasi, atau dibalsam, atau bagaimana? Seorang ahli pembalasaman jenasah dari Jerman bahkan sesumbar bahwa ia akan membalsam jenasah Jacko dalam gaya khasnya, yaitu Moonwalk. Hingga kini tak diketahui secara pasti kapan dan bagaimana prosesi pemakaman Michael Jackson sebenarnya.
Penyanyi bernama asli Michael Joseph Jackson tersebut terlahir di Gary, Indiana pada 29 Agustus 1958, yang merupakan anak ketujuh dari pasangan Joseph Jackson dan Katherine Jackson. Di usia 5 tahun, ia mengawali kariernya bersama keempat saudaranya dengan membentuk grup vokal Jackson 5 besutan ayahnya. Grup Jackson 5 yang kemudian menjadi besar, berganti nama menjadi The Jackson pada tahun 1976. Kemudian prestasi Michael Jackson berlanjut di dunia musik dengan bersolo karier melalui album pertamanya yang bertajuk Off The Wall pada tahun 1978. Tahun 1982 Jacko mengeluarkan album berjudul Thriller, yang merupakan album terlaris di dunia, sekaligus memantapkan Jacko di puncak karier bermusiknya. Sejak saat itulah berbagai penghargaan berhasil disabetnya, termasuk juga gelar fenomenal sebagai King Of Pop.
Hingga hari kematiannya, tercatat ratusan penghargaan telah diraih. Mulai dari anugerah musik, setaraf Grammy Awards, hingga torehan rekor dunia di Guinness World Records, tak luput dari catatan prestasi Michael Jackson. Tidak cukup sampai di situ, Jacko juga pernah dinobatkan sebagai Artist of the Decade, Generation, and Century sekaligus sebagai Songwriters Hall of Fame tahun 2002 oleh presiden Amerika Serikat kala itu. Menjadi musisi kulit hitam pertama yang lagunya masuk ke dalam chart di Billboard dan sempat berada di papan atas chart tersebut menjadi catatan tersendiri dalam karier bermusik Michael Jackson. Kini prestasi dan kontroversinya telah berlalu seiring berpulangnya sang legenda. Namun pengaruh dan buah bibir atas dirinya akan tetap membahana di bantaran dunia, entah hingga kapan nanti.
*Tamat...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar